Ini adalah kerjasama global selama 4 tahun dan perjanjian sponsor merk dimana sebagai kompensasi atas diletakannya logo Aon pada baju MU, Aon akan diberkan kesempatan untuk melakukan pemasaran produk gabungan dan layanan kepada kliennya. Pemain Manchester United akan memakai baju terbaru dengan logo Aon mulai musim 2010/2011 yang akan datang. "Baik Aon maupun Manchester United menghargai nilai kerjasama tim dan berharap kolega kami dapat menikmati hari penting dilaksanakannya kerjasama dalam sepakbola ini sekaligus merayakan peluncuran baju yang sudah dikenal di seluruh dunia dengan logo perusahaan kami di atasnya," ungkap Alex van der wyck, Presiden Direktur dan Chief Officer Aon Indonesia.Bergabung dengan Mr. Alex van der Wyck pada acara peluncuran baju terbaru Manchester United ini adalah fans klub Manchester United di Indonesia bernama United Indonesia serta sejumlah karyawan Aon di Indonesia.
"Sponsor yang diberikan Aon kepada Manchester United adalah salah satu penguat dalam visi bersama Aon, yaitu bekerjasama dengan klien, kolega da komunitas sebagai satu tim guna meningkatkan kinerja perusahaan. Sponsor Aon kepada Manchester United menciptkan kesempatan kepada kami untuk menyatukan perusahaan dan membagi prinsip kerja kami sekaligus memberitahukan kepada dunia siapa itu Aon dan nilai apa saja yang ditawarkan kepada klien kami," tambah Mr. Alex Van der wyck.
Kerjasama antara Aon dan Manchester United rasanya akan menimbulkan keuntungan kepada kedua belah pihak. Manchester United sebagai salah satu klub sepakbola terbaik di dunia, tentu mempunyai nilai jual yang tinggi. Dengan terpampangnya logo Aon di baju terbaru Manchester United, pasti akan menjadi keuntungan yang besar untuk Aon.
"Seperti halnya Aon, Manchester United memiliki jangkauan secara global. Klub ini memiliki silsilah panjang dan kesamaan dengan Aon dalam hal ambisi dan usaha untuk meraih kesuksesan secara mendunia. Kerjasama dalam bentuk kaos ini mendekatkan Manchester United sebagai sebuah brand dengan area bisnis utama kami," pungkas Mr. Alex van der wyck
Tidak ada komentar:
Posting Komentar